Beberapa hari yang lalu, kami (anak2 alumni jurusan agama MAN 2 SMD) melakukan olahraga bersama yaitu bermain futsal di hari sabtu tepatnya jam 7.00 pm seusai sholat maghrib. Sedikit mengecewakan memang, ketika tidak melihat batang hidung teman teman yang memang tidak pernah terlihat oleh kami. Tapi, kami harus tetap bermain.
Permainan futsal pun dimulai. Ini sudah 4 kalinya aku bermain futsal bersama teman-teman. Memang, aku akui aku tidak pandai untuk bermain bola karena jarang bermain. Entah kenapa, akhir-akhir ini aku senang untuk ikut teman-teman bermain futsal sejak pertama kali tersadar..hahaha :D* Pertama kali aku senang bermain bola, ketika semangat dari TIMNAS Indonesia yang bermain di final AFC pada bulan desember 2010. Semangat ku untuk bermain sangat bergelora ketika itu. Aku pun tidak pernah menolak ajakan teman-teman untuk bermain futsal.
"Sumpah, aku cinta anak-anak agama", itulah judul yang ku berikan dalam tulisan ini. Entah mengapa juga, kata-kata tersebut terlintas di pikiranku setelah bermain futsal pada sabtu lalu. Mungkin, karena ada seorang teman yang memujiku karena kehebatan menyerang pemain utama pada lawan. Aku senang sekali ketika dia meyakinkan teman-teman yang lain dan kemudian mereka mengiyakan. Padahal, aku sendiri sangat mengakui kekuranganku dalam bermain bola. Oiya, kekompakan dalam suatu kelompok ini juga sangat aku sukai, karena saling membantu satu sama lain.
" Tebarkan lah senyum terbaikmu kepada orang terdekat mu. Terkhusus kepada orang tua, saudara, teman, kerabat dan sesama muslim"
Permainan futsal pun dimulai. Ini sudah 4 kalinya aku bermain futsal bersama teman-teman. Memang, aku akui aku tidak pandai untuk bermain bola karena jarang bermain. Entah kenapa, akhir-akhir ini aku senang untuk ikut teman-teman bermain futsal sejak pertama kali tersadar..hahaha :D* Pertama kali aku senang bermain bola, ketika semangat dari TIMNAS Indonesia yang bermain di final AFC pada bulan desember 2010. Semangat ku untuk bermain sangat bergelora ketika itu. Aku pun tidak pernah menolak ajakan teman-teman untuk bermain futsal.
"Sumpah, aku cinta anak-anak agama", itulah judul yang ku berikan dalam tulisan ini. Entah mengapa juga, kata-kata tersebut terlintas di pikiranku setelah bermain futsal pada sabtu lalu. Mungkin, karena ada seorang teman yang memujiku karena kehebatan menyerang pemain utama pada lawan. Aku senang sekali ketika dia meyakinkan teman-teman yang lain dan kemudian mereka mengiyakan. Padahal, aku sendiri sangat mengakui kekuranganku dalam bermain bola. Oiya, kekompakan dalam suatu kelompok ini juga sangat aku sukai, karena saling membantu satu sama lain.
" Tebarkan lah senyum terbaikmu kepada orang terdekat mu. Terkhusus kepada orang tua, saudara, teman, kerabat dan sesama muslim"


0 komentar:
Post a Comment